Sistem
Just In Time
MAKALAH
Disusun
untuk memenuhi tugas makalah manajemen operasi dan produksi syariah
Yang
dibimbing oleh: Sukma Umbara Tirta Firdaus, S.PD.I, M.M
Disusun
Oleh:
Maklub 18201302020231
Sarrofatul
jannah 18201302020353
Hasunah
18201302020150
Danang 18201302020060
SEKOLAH
TUNGGI AGAMA ISLAM NEGERI PAMEKASAN
JURUSAN
SYARI’AH
PROGRAM
STUDI PERBANKAN SYAR’AH
TAHUN
2015
KATA
PENGANTAR
Assalamua’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Segala
puji bagi Allas SWT. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada junjungan
kita Nabi besar Muhammad SAW. Kami bersyukur kepada Ilahi Rabbi yang telah
memberikan hidayah serta inayahnya kepada kita sehingga kita dapat menulis
makalah “Manajemen operasi dan produksi
syariah” dengan materi “Syistem Just in time”. Dan juga, hal ini tidak lepas
dari dosen pengampuh yang membimbing kami dalam penyusunan makalah ini.
Penyusunan
makalah ini saya lakukan atas inspirasi dosen pengampuh yang sangat jenius
dalam mendongkrak semangat para mahasiswanya dan memotifasi imajinasi mereka.
Dan juga merupakan pelengkap nilai mata kuliah “Sejarah Peradaban Islam”.
Manusia
adalah makhluk yang tidak lepas dari kodrat-Nya. Maka kami yakin penyusunan ini
tidaklah sempurna, pasti terdapat kesalahan, baik dari isi maupun dalam
penyusunan bahasa di dalamnya kami minta maaf jika makalah ini terdapat banyak
kesalahan, kritik dan saran merupakan cahaya dan angin segar dalam mendalami
ilmu tuhan yang tidak dapat dituliskan oleh tinta-tinta walau berpuluh-puluh
lautan tinta dan juga menjadi tangga kesuksesan di masa depan.
Wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Pamekasan,
11 September 2015
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR ........................................................................... i
Daftar
isi ................................................................................................. ii
BAB
I PENDAHULUAN
a. Latar
belakang ............................................................................ 1
b. Rumusan
masalah ....................................................................... 1
c. Tujuan
penulisan ......................................................................... 1
BAB
II PEMBAHASAN
a. Sejarah
munculnya sistem just in time ........................................ 2
b. Pengertian
sistem just in time ..................................................... 2
c. Prinsip
dasar sistem just inn time (JIT)........................................ 3
d. Keuntungan
dan kelemahan sistem just in time .......................... 4
e. Perbedaan
sistem just in time dengan Material Requirement Planing (MRP) 4
BAB
III PENUTUP
a. Kesimpulan
................................................................................. 6
DAFTAR
PUSTAKA ............................................................................ 7
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
belakang
Sistem pemanufak turantradisional
mengatur skedulproduksinya berdasarkan pada peramalan kebutuhan di masa
yangakan datang.Padahal tidak seorangpun yang dapat memprediksi masa yang akan
dating dengan pastiwalaupun dia memiliki pemahaman yang sempurna tentang masa
laludanmemiliki insting yang tajam terhadap kecendrungan yangterjadi di pasar
Produksi berdasarkan prediksi terhadapmasa yang akan datang dalam sistem
tradisonal memilikiresiko kerugian yang lebih besar karena over produksi
daripada produksi berdasarkan permintaan yang sesungguhnya.Oleh karena itu
munculahide
Just
InTime yang memproduksi apabila ada permintaan. Suatu
proses produksi hanya akanmemproduksi apabila diisyaratkan oleh proses
berikutnya. Sebagai akibatnya pemborosoan
dapat dihilangkan dalam skala besar, yaitu berupa perbaikan kualitas dan
biaya produksiyanglebih rendah. Kedua haltersebut menjadikan perusahaanlebih
kooperatif. Tujuan utama Just InTimeadalah untuk meningkatkan laba dan posisi
persaingan perusahaan yangdicapai melalui usaha pengendalian biaya, peningkatan
kualitas, serta perbaikan kinerja pengiriman
B. Rumusan
masalah
a. Bagaimana
sejarah munculnya sistem just in time (
JIT)
b. Bagaimana
pengertiannya sistem just in time
c. Bagaimana
prinsip dasar dari sistem just in time (JIT
d. Bagaimana
perbedaan antara sistem just in time dengan
Material
Requirement Planing (MRP)
C. Tujuan
a. Untuk
mengetahui sejarah munculnya sistem just
in time
b. Untuk
mengetahui definisi dari sistem just in
time
c. Untuk
mengetahuai prinsip dasar dari sistem just in time (JIT
d. Untuk
mengetahui perbedaan sistem just in time dengan
sistem tradisional
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Sejarah
just in time (JIT)
JIT merupakan sistem
produksi yang dikembangkan oleh ahli-ahli produksi jepang, berupa metode-metode
baru dalam aktivitas manajemen material dan pengendaliannya.suatu filosofi yang
tujuannya dalah mengelimenasi segala sumber-sumber yang tidak produktif seperti
persediaan yang tidak perlu dan skrap dalam proses produksi.
Timbulnya JIT dilandasi
oleh karakteristik dari alam jepang dan budayaa masyarakatnya. Sedikitnya
sumberdaya alam dan banyaknya penduduk, dibandingkan dengan lahan tanah yang
ada menyebabkan mereka cendrung menghindari hal-hal yag tidak produktif
sebanyak mungkin dalam setiap aspek kehidupannya.[1]
B.
Pengertian
sistem persedian just in time (JIT)
Sistem persedian just in time adalah suatu sistem yang
mengatur agar barang-barang produksi masuk dalam persediaan pada saat
dibutuhkan ketimbang menyimpan sebagai cadangan (stok).[2]
Adapun menurut ilmuan
lainnya Just In Time
(JIT) adalah suatu sistem produksi yang dirancang
untuk mendapatkan kualitas, menekan biaya, dan mencapai waktu penyerahan seefisien mungkin dengan
menghapus seluruh jenis pemborosan yang terdapat dalam proses produksi sehingga
perusahaan mampu menyerahkan produknya (baik barang maupun jasa) sesuai
kehendak konsumen tepat waktu.[3]
Sistem
ini dirintis oleh Toyota Motor Corporation
dan dikenal juga dengan Sistem
Produksi Toyota, yang kemudian dikenal juga dengan istilah Sistem Produksi Ramping (Lean Production System) dan sistem kanban.[4]
C.
Prinsip
dasar just in time ( JIT ).
Konsep dasar sistem
produksi just in time ( JIT ) adalah
memproduksi item-item yang dibutuhkan “pada saat yang tepat dan dengan jumalah
yang cermat”. [5]
Untuk keberhasilan
penerapan sistem just in time ( JIT),
maka diperlukan penekanan aspek-aspek pokok sebagai berikut :
1.
Produksi Just In Time (JIT),
adalah memproduksi apa yang dibutuhkan hanya pada saat dibutuhkan dan dalam
jumlah yang diperlukan.
2.
Bermitra. Perusahaan mengembangkan
hubugan yang baik dengan pihak-pihak
yang berkepentingan para kerja, pelanggan, pemasok, manajemen, dan pemegang
saham.
3.
Adanya kometmen dari manajemen
puncak untuk selalu meningkatkan mutu yang lebih tinggi, sehingga prodak rusak
dan cacat sedaapat mungkin menjadi atau mendekati nol.
4.
Menekankann pada penyederhanaan
aktivitas dan menggunakan sumberdaya yang tepat untuk sebuah proses dan
kegiatan.
5.
Perbaikan terus menerus terhadap
peningkatan efisienso prodak.
6.
Menghilangkan atau mengurangi
pemborosan pada proses produksi.[6]
D.
Keuntungan dan kelemahan sistem JIT
Ø Keuntungan
sistem just in time
Tujuan
just in time ( JIT ) adalah meningkatkan
keuntungan dengan mereduksi biaya dan meningkatkan kualitas. Manfaat yang
paling jelas dari penggunaan JIT adalah pengurangan dalam persediaan WIP.
Disamping mereduksi investasi persediaan, maka biaya-biaya fasilitas,
peralatan, dan tenaga kerja yang lebih rendah akan dapat di capai.[7]
Ø Kelemahan sistem
just in time
·
satu kelemahan sistem JIT adalah, tingkatan order ditentukan
oleh data permintaan historis. Jika permintaan naik melebihi dari rata-rata
perencanaan historis maka inventori akan habis dan akan mempengaruhi tingkat
pelayanan konsumen[8]
E.
Perbedaan Sistem JIT dengan Material
Requirement Planing (MRP)
JIT dan MRP mempunyai
tujuan-tujuan yang serupa yaitu mereduksi investasi persediaan dan meningkatkan
produktivitas dan pelayanan kepada konsumen. Sekalipun begitu, keduanya berbeda
secara nyata.
1.
Sistem MRP didesain untukn
membentuk perencanaan material yang realistik untuk pembatasan dan keterbatasan
yang diberikan dalam suatu pabrik, sedangkan JIT berusaha keras untuk
meningkatkan yang konstan, tidak menerima segala keterbatasan yang diberikan.
2.
MRP menggunakan sistem pemrosesan
komputer yang cangging dan menciptakan jumlah kertas kerja yang banyak.
Sedangkan JIT menggunakan kontrol visual dan sederhana untuk di
implementasikan.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
JIT merupakan sistem
produksi yang dikembangkan oleh ahli-ahli produksi jepang, berupa metode-metode
baru dalam aktivitas manajemen material dan pengendaliannya.suatu filosofi yang
tujuannya dalah mengelimenasi segala sumber-sumber yang tidak produktif seperti
persediaan yang tidak perlu dan skrap dalam proses produksi.
Sistem persedian just in time adalah suatu sistem yang
mengatur agar barang-barang produksi masuk dalam persediaan pada saat
dibutuhkan ketimbang menyimpan sebagai cadangan (stok)
Konsep dasar sistem
produksi just in time ( JIT ) adalah
memproduksi item-item yang dibutuhkan “pada saat yang tepat dan dengan jumalah
yang cermat”
Ø Keuntungan
sistem just in time
ü Manfaat
yang paling jelas dari penggunaan JIT adalah pengurangan dalam persediaan WIP.
Disamping mereduksi investasi persediaan, maka biaya-biaya fasilitas,
peralatan, dan tenaga kerja yang lebih rendah akan dapat di capai
Ø Kelemahan sistem
just in time
ü tingkatan order ditentukan oleh data
permintaan historis. Jika permintaan naik melebihi dari rata-rata perencanaan
historis maka inventori akan habis dan akan mempengaruhi tingkat pelayanan
konsumen.
DAFTAR
PUSTAKA
Nasution, arman hakim
dan yudha prasetyawan, perencanaan & pengendalian produksi, (yogyakarta:
Graha ilmu, 2008)
Iwan purwanto,
Manajemen Strategi, (Bandung: CV.Yrama Widya cet ke-II, 2008)
Hitoshi
Takeda. 2006. The Synchronized Production
System : Going Beyond Just-in-Time Through Kaizen. London, Kogan Page London and
Philadephia
Sumarsan, thomas,
sistem penegendalian manajemen konsep, aplikasi, dan pengukuran kinerja, ( Jakarta: PT. Indeks cet ke-2 2011)
[1] Nasution, arman hakim dan yudha
prasetyawan, perencanaan & pengendalian produksi, (yogyakarta: Graha ilmu,
2008). Hal. 307
[2] Iwan purwanto, Manajemen
Strategi, (Bandung: CV.Yrama Widya cet ke-II, 2008). Hal 163
[3]
https://id.wikipedia.org/wiki/Just_In_Time_(JIT)
[4] Hitoshi
Takeda. 2006. The Synchronized Production
System : Going Beyond Just-in-Time Through Kaizen. London, Kogan Page London and
Philadephia
[5]
Nasution, arman hakim dan
yudha prasetyawan, perencanaan & pengendalian produksi, (yogyakarta: Graha ilmu, 2008). Hal. 309
[6]
Sumarsan, thomas, sistem penegendalian manajemen konsep, aplikasi, dan
pengukuran kinerja, ( Jakarta: PT.
Indeks cet ke-2 2011). Hal 193-196
[7] Nasution, arman hakim dan yudha
prasetyawan, perencanaan
& pengendalian produksi, (yogyakarta: Graha ilmu, 2008). Hal. 315
[9]
Nasution, arman hakim dan yudha prasetyawan,
perencanaan & pengendalian produksi, (yogyakarta: Graha ilmu, 2008). Hal.
317
Iron Spades - ceramic vs titanium curling iron
BalasHapusIn ray ban titanium our Steel Spades, we provide a unique and innovative design that titanium gold creates ford transit connect titanium a dynamic, unique playing surface with a unique playing surface that $4.00 micro touch titanium trim · titanium or ceramic flat iron In stock